Dukung Program Keagamaan, Pimpinan Ponpes Temui Bupati Sinjai

Sinjai –  Sebanyak 10 Pimpinan Pondok Pesantren di Sinjai menemui Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa dirumah Jabatan Bupati Sinjai, Sabtu malam (13/08) .

Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ihsan Pangisoreng Ustadz Mustaqim yang mewakili para pimpinan Ponpes mengatakan bahwa kehadiran  ini dalam rangka bersilaturahmi, mengawal kebijakan Bupati pada bidang keagamaan sekaligus memberikan dukungan kepada Bupati Sinjai untuk mewujudkan visi misinya dibidang keagamaan, dalam rangka mengembalikan kabupaten Sinjai sebagai Kabupaten Panrita Kitta.

“Harapan kita kepada Bupati ada perhatian keagamaan, membantu dibidang keagamaan salah satu indikator adalah Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) kalau baznas ini berjalan dengan optimal pemerataan ekonomi masyarakat bisa optimal, termasuk pengentasantasan kemiskinan, dan itu janji Tuhan, jika zakat tersalurkan dengan baik dan ditangani dengan amanah. Insya Allah tidak ada kesenjangan di Sinjai” Jelasnya.

Para ulama dan pimpinan Ponpes di Sinjai cukup gembira atas hadirnya visi misi Bupati yang memberikan perhatian kepada pendidikan keagamaan, dan itulah yang sekian lama dinanti-nanti oleh para ulama, agar bisa bersinergi antara ulama dan umara.

Sementara itu Bupati Sinjai  sangat merespon baik kehadiran para pimpinan pondok pesanten sebagai bentuk silaturahmi, karena dengan kehadirannya menjadi spirit baru dalam mengawali pemerintahan di Kabupaten Sinjai, dan ini momentum yang baik untuk mewujudkan kembali kejayaan Sinjai sebagai bumi panrita kitta”.

“Insya Allah hal-hal yang terkait dengan rencana kebijakan Pemerintah kedepan, akan kami libatkan para pemuka agama dalam membangun Sinjai, khususnya kebijakan terkait dengan bidang keagamaan,” ungkapnya.

Bupati juga mengharapkan kepada para pimpinan pondok pesantren di Kabupaten Sinjai, agar mendoakan dan membantu  mensukseskan visi misi pemerintahan yangsudah gagas bersama dengan Wakil Bupati Sinjai, khusunya bidang keagamaan, yakni  Merevitalisasi Islamic center sebagai pusat pengembangan syiar Islam, mencetak penghafal Al-Quran, meningkatkan insentif imam mesjid, guru mengaji, penjaga makam, imam desa dan muadzin, dan memberikan bantuan kepada pesantren.

Hadir dalam pertemuan tersebut Pimpinan Ponpes Darul Ihsan, Darul Istiqamah Puce’e, Syiar Islam, Al-Um Bulupoddo, Darul Hikma Lenggo-lenggo, Ibadurrahman Panreng, Darul Istiqamah Bongki, Darul Istiqamah Lappae, Darul Istiqamah Biroro, Tahfizul Quran Nurul Jibal Bua Tellulimpoe. (AaNd/Fat)